• *selamat datang di web kami*

    Pages

    Surat untuk Aisyah


    Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    Aisyahku...Entah mengapa jemari ini tak ingin berlama-lama untuk menuliskan semua yang telah menjadi kegundahanku selama ini. Kegundahan yang pernah kurasakan sama ketika remaja. Saat dulu ku mengenal cinta. Cinta yang orang bilang cinta monyet. Tapi, pantaskah rasa yang kurasakan ini adalah cinta monyet yang mereka katakan??Kurasa tidak!!

    Rasa ini begitu menggangguku. Karena ada rasa yang membuatku gelisah akan kehilanganmu. Kehilangan sebagian dari tubuhku yang lepas jauh. Bagian yang kucari, yang seharusnya tak terpisahkan. Sebagian tersebut akan sempurna ketika kita menggenapkan setengahnya dalam mitsaqon ghalizan, janji suci yang Alloh samakan dengan perjanjian para nabi. 

    Aisyah...Sungguh berat rasanya jiwa ini untuk menyegerakannya. Karena ku takut ini hanya keegoisan dan ketakutan akan kehilanganmu. Di lain sisi, akupun tak ingin menundanya terlalu lama. Karena jiwa ini akan semakin hampa dengan cinta yang hilang dan hanya diterpa angin lalu di dinginnya malam. Kuharap kau dapat memahaminya. Ku hanya bisa meyakinkanmu, insya Alloh tahun depan adalah tahun terakhir statusku sebagai lajang dan memulai hidup baru itu bersamamu

    Masih hangat terasa dalam do'a yang kupanjatkan pada-Nya ketika ku mencoba melangkah. Jalan ini yang Alloh tunjukkan padaku. Jalan menuju tempatmu berada. Aku tak tau apakah ini jawaban dari-Nya atas kegundahanku selama ini ataukah cobaan yang akan semakin meningkatkan keimananku karena Alloh mengujiku. Aku harap, aku akan senantiasa menjaga rasa ini dalam naungan-Nya. Layaknya cinta para perindu syurga yang mengidamkan rumah tangga penuh berkah.

    Aisyah...biarlah hati ini terpaut karena Alloh yang menyatukan hati ini. Hati yang telah lama berpisah hingga kita menyatu dalam naungan-Nya. Hati yang terpaut dalam do'a malam yang dibasahi air mata karena rindu akan cinta-Nya. Kerinduan yang mendalam hingga kita kokoh menjaga kesucian cinta ini.


    untukmu, Aisyahku

    Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


    0 Sahabat bersuara:

    Post a Comment

    Terima kasih atas kunjungannya