• *selamat datang di web kami*

    Pages

    SKP Secepatnya Ditetapkan


    Sistem Kredit Prestasi (SKP). Jurusan Keperawatan FKIK UNSOED mengeluarkan kebijakan baru. Pemberlakuan kebijakan SKP direncanaka dimulai dari tahun ajaran semester genap 2010/2011. Belum ada Surat Keputusan (SK) resmi dari Dekanat. Akan tetapi, Dr. Saryono, S.kp.,M.Kes. menuturkan pihaknya yakin 100% Surat Keputusan (SK) bisa turun 1 Maret 2011, karena dalam pembuatan SK tidak ada halangan yang bermakna. Pembuatan SK bukan berarti dapat meresmikan segala kebijakan yang dibuat secara mutlak. Objek kebijakan setidaknya harus mengetahui betul bagaimana dan apa yang membuat kebijakan tersebut harus ditetapkan dan dijalankan.
    “Untuk meningkatkan prestasi mahasiswa tidak hanya akademik, tentunya pengakuan dari luar institusi juga diperlukan, salah satunya dengan memenangkan berbagai perlombaan diluar, untuk memotivasi mahasiswa mau mengikuti dan memenangkan perlombaan maka kita memikirkan beberapa cara salah satunya SKP ini”.ujar Dr. Saryono, S.kp.,M.Kes. saat dikonfirmasi koresponden LPM Cardio Rabu, 9 Februari 2011. Sejalan dengan bapak Saryono, Made Sumawarti, S.Kp.,MN selaku Ketua Jurusan Keperawatan FKIK UNSOED mengatakan, “ Tadinya saya hanya berpikir bahwa kegiatan mahasiswa hanya seminar-seminar saja tapi ko’ saya melihat diproposal namanya itu-itu saja, berartikan aktif sekali, sementara ada mahasiswa yang diam saja, jadi dibutuhkan suatu sistem yang membuat balance mahasiswa yang terlalu aktif dan mendorong mahasiswa yang kurang aktif, dorongan yang seperti ini maka kita terpaksa membuat kebijakan ini”.
    Dr Saryono, S.kp.,M.Kes. menuturkan “Tujuannya bukan untuk mempersulit tapi justru memotivasi mahasiswa untuk bisa berprestasi”. Beliau menegaskan mahasiswa yang hanya jago kandang juga akan kesulitan untuk mencari pekerjaan. Proses kebijakan Sistem Kredit Prestasi (SKP) dipicu dari usulan seorang staf dosen di jurusan Keperawatan FKIK Unsoed, dimana dosen tersebut sudah melakukan studi banding baik dari fakultas-fakultas dalam Unsoed sendiri ataupun dari luar institusi seperti Universitas Airlangga. Hingga akhirnya SKP pantas diasimilasi di jurusan Keperawatan FKIK Unsoed.
    Menurut Drs.Bambang Hariyadi, M.Kes. selaku Pembantu Dekan 3 FKIK Unsoed, Jurusan kedokteran Umum sudah memberlakukan Sistem Kredit Prestasi (SKP). Kajian selama kurang lebih 1 tahun dengan pihak terkait seperti Pembantu Dekan 1 karena dalam hal ini, akademik sangat berkaitan pun dilalui sebelum akhirnya Surat Keputusan (SK) pemberlakuan SKP dijurusan Kedokteran Umum diturukan 2 minggu yang lalu. Jurusan Kedokteran Umum akan memberlakukan SKP pada semester genap tahun ajaran 2010/2011 setelah sebelumnya dilakukan simulasi dan sudah dilaporkan juga hasilnya. “Ternyata untuk mahasiswa yang pasif pun dapat mengumpulkan 100 poin selama 6 semester”, terang beliau. Drs.Bambang Hariyadi, M.Kes pun menghimbau agar Jurusan Keperawatan beserta semua pihak yang terkait untuk mengkaji dan mempelajari benar-benar sistem ini sebelum nantinya ditetapkan dan diberlakukan, karena ditakutkan adanya bias saat dijalankan nantinya.
    Sistem Kredit Prestasi (SKP) ini, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif lagi. Setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa akan diberi skor tertentu. Mahasiswa progam Sarjana keperawatan FKIK Unsoed minimal harus menyelesaikan sebanyak 250 satuan kredit prestasi. Setiap angkatan akan memiliki beban satuan kredit masing-masing. Pemberlakuan kebijakan SKP dimulai dari tahun ajaran semester genap 2010/2011, kemudian untuk semua prestasi atau kegiatan-kegiatan yang masuk dalam komponen penilaian SKP akan dinilai mulai dari semester pertama mahasiswa tersebut berkuliah sampai mahasiswa akan mengikuti ujian skripsi. ”Semua dihitungkan dari yang kemarin”, terang Ketua Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed. Komponen yang dinilaikan pun tidak sekedarnya dibuat, semua komponen penilaian diadopsi dari komponen-komponen yang dinilaikan pada saat penyaringan mahasiswa berprestasi.
    “Ini antara mudah dan tidak mudah”, tutur Made Sumawarti, S.Kp.,MN. Sistem ini baru pertama kali akan dijalankan, butuh pengertian dari semua pihak. Baik dari pihak jurusan atau pihak mahasiswa sebagai objeknya. Sepakat dengan hal tersebut Dr. Saryono, S.kp.,M.Kes. menuturkan sistem ini continues improvement, jadi sambil jalan sambil dievaluasi. Pihak jurusan saat ini sedang menggalakan langkah sosialisasi melalui dunia maya. Sarasehan dengan mahasiswa juga akan ditempuh oleh pihak jurusan dan dalam hal ini BEM KMJK periode 2011 sebagai fasilitatornya. Saat dimintai keterangan Made Sumawarti, S.Kp.,MN belum mengatakan tanggal pasti sarasehan diadakan. Namun, presiden Bem KMJK periode 2011 merencakan 2 Maret 2011 dialokasikan untuk sarasehan. Made Sumawarti, S.Kp.,MN menegaskan Surat Keputusan (SK) akan diberlakukan setelah sarasehan dilaksanakan, karena SK dapat diberlakukan mulai tanggal berapa saja walaupun SK dapat turun 1 Maret 2011.
    Lita Heni Kusuma Wardani menyatakan saya setuju dengan Sistem Kredit Prestasi. Mahasiswa jurusan Keperawatan FKIK Unsoed angkatan 2009 ini, berpendapat sistem ini bermanfaat juga untuk mahasiswa karena bisa memacu mahasiswa untuk aktif dalam akademik atau organisasi juga. Sependapat dengan Lita, Apriliani Yulianti Wuriningsih mengatakan “saya setuju dengan kebijakan ini karena tidak hanya hal akademik saja yang disoroti tetapi non akademik seperti organisasi juga dinilai, jadi hal ini positif”, saat ditemui disela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa angkatan 2007 yang sedang mengikuti progam Kuliah Kerja Nyata (KKN).
    Mahasiswa angkatan 2010 Pratiwi Kusuma Handayani merasa terbebani. ”Membebani, karena aktivitas kuliah banyak banget kalau misalnya ada seminar kadang-kadang bisa ikut kadang-kadang ngga contohnya pas liburan kalo yang rumahnya jauh contohnya si Sidra di Maluku kan ngga bisa ikut. Kalau di hari biasa kuliah aja sampai sore belum tugasnya banyak banget. Terus juga kalau kepanitiaan itu kan pakai seleksi yang ngga ketrima kasian dong, padahalkan pengen ikut tapi ngga bisa. Intinya beban bangetlah Kedokteran aja Cuma 100 poin lah kita 250 banyak amat.” Ucapnya saat ditemui koresponden LPM Cardio
    Sementara, Faisalado Candra Widyanto presiden BEM KMJK periode 2010 mengatakan “Apabila sistem tersebut benar akan diterapkan, yang pertama paling tidak melibatkan mahasiswa dalam pembuatan sistem itu, karena yang menjalani nantinya mahasiswa. Harapannya agar ide yang baik ini bisa sesuai dengan apa yang diharapkan mahasiswa dan menjadikan sumber daya manusia keperawatan menjadi semakin berkualitas”, saat dimintai pendapat melalui layanan pesan singkat.
    Adanya Sistem Kredit Prestasi (SKP) kiranya dapat meningkatkan prestasi mahasiswa. Setiap kebijakan memang mempunyai tujuan dan harapan tertentu, akan tetapi jika tujuan dan harapan tersebut dikehendaki oleh kedua belah pihak, baik yang membuat kebijakan ataupun yang menjadi objek kebijakan maka kebijakan itu akan menjadi sebuah kekuatan. Citra & Sekar|Cardio 
     
    Skoring SKP dapat diunduh di sini dan di sini

    0 Sahabat bersuara:

    Post a Comment

    Terima kasih atas kunjungannya